Minggu, 09 Oktober 2016

Aku dan Buku

Buku apa yang paling pertama kamu baca? banyak orang yang sepertinya bakalan lupa kalo ditanya ini. Meski demikian, buku pertama juga sebenarnya bisa membentuk minat buku seperti apa yang jadi favorit untuk dibaca di kemudian hari. Dan buku itu buatku adalah 'Falsafah Perang Sun Tzu'.

Saya sendiri ga tau ayah saya beneran buku ini buatku atau karena dirinya sendiri ga ngerti makanya dikasiin ke saya. Yang aku tahu, ayahku itu sama sekali bukan seorang pembaca buku berat dan buku semacam ini jelas bukan buku yang bakal dia beli. Suatu hari pas zaman SD kelas 6 tiba-tiba ngasih buku ini dan bilang "coba dibaca, disitu kata-katanya akan jadi pelajaran hidup yang bisa diterapkan dimana aja". Bocah SD yang malang ini tentu saja tidak mengerti apa maksud dari buku ini. Dari halaman pertama sampai akhir hanya berisi quotes seperti "Kenali dirimu, kenali musuhmu, dan kenali medan tempurmu. Dan kau akan memenangi seribu pertempuran". Kata-kata seperti itu jelas bisa dicerna oleh diriku yang sekarang, tapi saat itu sama sekali aku tidak tahu arti atau maksud dari buku itu dibuat. Tapi tetap aku baca dari awal sampai akhir entah kenapa.

Buku ini pun hilang entah dimana beberapa bulan kemudian. Dan seiring umur bertambah, ada hasrat tersendiri untuk terus membaca buku yang kaitannya dengan sejarah dan juga militer. Adakah efek dari buku ini dengan minat saya yang sekarang? mungkin iya, dibawah alam sadar terbentuk dari kecil itu. Satu hal yang pasti, saya agak sedikit lega karena buku seperti inilah yang diberikan ayah saya saat itu.

Kamis, 11 Juni 2015

(Review Amatiran) 'and a hard rain fell' by John Ketwig

Beli buku diskonan di salah satu toko buku terkenal, cuma berharap ceritanya ga sucks dan sebagai orang yg suka beli buku2 memoar perang/tragedi yang ditulis 1st person dari orang itu sendiri, kemungkinan sucks-nya cukup tinggi karena penulis biasanya ga punya sense kata2 yang bagus dan/atau sedikitnya cerita inti dibuku itu cuma sedikit (padahal dijudul bukunya, justru itulah yang dijual). Lalu gimana buku and a hard rain fell ini



Pertama gw beli, gw harap bisa nemuin gimana si John Ketwig, penulis sekaligus veteran perang Vietnam yang diceritain disini, jalan wara-wiri di rawa Vietnam sambil nembakin Vietkong. Dan ane sebagai orang yang suka detail2 sejarah juga menantikan kota demi kota, jendral demi jendral disebutin sekalian nambah khasanah pengetahuan tentang perang ini sendiri. Harapan ini lantas sirna karena yang diceritakan si Ketwig ini lebih kepada personal struggle dia di perang biadab yang orang Amerika juga ga suka ada disana. Gimana dia ogah pergi ke Vietnam sampe pulang-pulang bawa oleh-oleh PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder), lalu jelek dong gan? enggak juga sih....

Baca ini bikin gw sadar kalo ucapan Erasmus yang selama ini juga gw pahami, akhirnya lebih 'teringat' lagi, "war is delightful to those who have had no experience of it". Dan emang ga ada 'romantis'nya di dalam tulisan si Ketwig ini. Ga ada glory (well mungkin karena dia ada di unit yang kurang kena tembak-tembakan), cuma cerita masam ditambah cerita masam lainnya yang bahkan ngikutin dia sampe perangnya dia kelar. Penderitaan dan trauma perang yang dibawa matinya itu cukup bikin gw ngerti ada sisi lain disana, kalo mau liat versi modern-nya liat aja film 'Jarhead'nya Jake Gylenhall, agak mirip cuma kurang ada PTSDnya aja di tuh film.


Menurut gw...

Bagus sih, cuma banyak section yang skippable di buku ini karena  penulis mencoba lebih mendramatisir, plus transletan di buku ini agak berasa kurang buat gw, mending baca versi B.Inggrisnya sekalian kalo ente minat bacanya. 

Senin, 31 Desember 2012

(Review Amatiran) 'Kangen Jakarta' by Hisanori Kato



Bukunya menceritakan pengalaman si penulis dateng dan hidup di Nusantara. Tentang bagaimana culture shock yang dialami di sini dibanding di Jepang sono. Dan tentu saja menceritakan tingkah orang2 sini yg buat orang Nusantara sendiri sudah 'biasa'.

Penceritaannya gak sesuai timeline beliau disini (maksudnya dari awal dateng, tahun berikutnya lalu berikutnya, dst), jadinya ngacak ajah. Gw ngarepin hal itu soalnya, maksudnya biar gw dan pembaca lainnya bisa tau proses Pak Kato perlahan membenci atau menikmati Nusantara dari kacamatanya sendiri. Tapi sesuai judulnya, buku ini intinya memang benar2 nyeritain 'Bagaimana Orang Jepang memandang orang Nusantara' bukan 'Pengalaman perjalanan orang Jepang lalang melintang di Nusantara', diceritain memang tapi gak detail...

Menurut gw...

Biasa aja,  lumayan buat ngisi waktu luang . (2-3 jam kelar bacanya)


Kamis, 13 Desember 2012

Surat Perjanjian Setan/Iblis dengan hitler adalah Hoax

Baru2 ini gw ke Kaskus gak sengaja baca artikel di Lounge sesuai judul diatas... Isinya kurang lebih begini...


Dr. Greta Leiber dari Jerman, seorang paranormal spesialis pemburu setan menemukan sebuah surat perjanjian yang misterius namun diperkirakan otentik.

Di bekas reruntuhan gedung yang digunakan oleh Adolf Hitler bunuh diri, Dr. Greta menemukan Surat Perjanjian yang diduga kuat merupakan Perjanjian antara Hitler dengan Setan.

Surat perjanjian itu tertanggal 30 April 1932. Surat ini ditandatangani dengan darah dari kedua belah pihak. Di dalamnya, setan yang bernama Lucifer berjanji akan memberi kepada Hitler kekuasaan yang tak terbatas.


bla bla bla...
-------------------------------------------
What?? Are these moron fucking people kidding me? ini lah ciri khas Blogger dan masyarakat Internet Indonesia pada umumnya, goblok dan gampang percaya. Gak pernah kroscek berita, apalagi menyangkut yahudi, remason, dan semacamnya. Jika saya tulis disini dan saya sebar kalo Hitler itu hemafrodit sudah pasti puluhan ratusan blog akan copy-paste tanpa peduli benar tidaknya berita, duh!. Ya udah mari dibahas kenapa berita diatas adalah bohong

Selasa, 18 September 2012

Awal mula Sonderkommando H

Himmler Personal Mission Part 1


-Sonderkommando H


sedari awal himmler(bukan hitler) punya pandangan bahwa jerman tidak seharusnya di dominasi agama Kristen. menurutnya Kristen telah melakukan genosida keji kepada agama pagan asli Jerman (yang menurut gereja dikategorikan Witch/Penyihir) dibakar hidup2 di tiang2 secara massal yang semua korban tersebut adalah perempuan.
Perasaan himmler tersebut makin menjadi setelah seseorang anggota SS (sepertinya si heydrich)


memberi informasi kalo di tahun 1629 ada seorang penyihir yang mati bernama margareth himbler. Himmler percaya kalo wanita tersebut adalah ancestor dirinya, maka dibuatlah Sonderkommando H (H singkatan dari hexen yang berarti penyihir). tujuan dari dibuatnya kelompok ini apalagi kalo bukan riset segala hal yang berkaitan tentang paganisme, okult, sihir yang menurutnya pernah terjadi di jerman. ribuan buku tentang hal2 tersebut diambil dan dilahap habis oleh anggotnya, semua dilakukan agar cita2 himmler membangkitkan kembali agama kuno ini bisa terwujud.

berikut buktinya


yang jermannya lebih jago bantuin ya
kemungkinan ditemukan kepenyihiran di tabel genekologis Reichfuhrer SS

dalam studi kepenyihiran yang berlangsung di sicherheitshauptamt (ditulisan tersebut yang berarti RSHA pimpinan heydrich) telah ditemukan bahwa nenek moyang perempuan keluarga himmler kemungkinan besar adalah penyihir.

Margareth Himbler dari Markelsheim nampaknya di bakar di Morgentheim tahun 1629. cara penulisan huruf "b" sama seperti huruf jerman "m" sekarang. Keluarga Himmler juga bisa dilacak pernah tinggal disini, jadi sangat mungkin untuk menempatkan Margareth Himbler didalam garis keturunan Keluarga Himmler.

bersambung...

Minggu, 27 Mei 2012

Bikin Film : Part 2


2nd Day

The First Take

On the Road for the take

Egan : {tengah malem bangun...}
"whoooaaahhh"(nguap), "Jam berapa nih ?"
...................................................
{tidur lagi (:|}

selang beberapa jam_____

I-chun : {bangun lama, terus nyari2 jam}

Egan : {ikutan bangun juga akhirnya}

Tomo : "whoooaaahhh"(nguap)
"Jam brapa gan ?"

Egan : "Ga tau..."

(setelah lama ketiganya melepaskan diri dari arwah ngantuk, akhirnya kita bisa tau jam juga, Jam 5 tepatnya.)

Tomo : "Sholat yuk gan!"

Egan : "Nanti bentar !"{sambil maen gameboy}
"Eh Si I-chun tadi mana ?"

(Kedua orang ini pun sama2 liat kasur dan hasilnya si I-Chun yang radi bangun paling pertama sekarang malah tidur dangan damai lagi.)

Haaaah...., mungkin diatas adalah script dialog pagi2 dengan pemain yang semuanya dari anggota Genk Mario! yang cuma 2 yang idup dan 3 yang sukses teler. :|
Kira2 jam setengah 10 kita berangkat ke tempat shooting kita, The Hening House ! sampe disono kita naek taksi, gak taunya 1 orang genk mario! ga turun dari taksi. Pas ditanya ama gw "Kok ga turun mo?" ternyata si omo pengen balik ke rumahnya. Akhirnya berkurang lagi anggota genk Mario!
Das!! sampe dirumah hening bukannya langsung syuting malah nunggu anggota IPA4ers yang laen. Yang kita tunggu itu notabenenya anak cewek yang menamakan diri mereka sendiri dengan nama Power Rangers (what the F**k)...

nih foto2 orang2 tersebut...















buat orang2 yang merasa fotonya dipampang ga pape yeee...kan jarang2 fotonya nangkring di blog
Karena di Blog ga boleh pake kata2 yang bikin perut mual dan pengen muntah, sebaiknya perihal tentang Power ranger diatas tidak diceritakan...


nanti ceritanya dilanjot nanti.. :-c